Perawatan Tanaman Bonsai Setelah Training

Perawatan tanaman bonsai setelah training-Pada saat dilakukan training, tanaman bonsai belum bisa dikatakan bonsai. Karena tanaman tersebut belum sepenuh nya menjadi bonsai. Setelah dilakukannya training, barulah tanaman bonsai bisa disebut dengan nama bonsai.

Perawatan setelah dilakukannya training memang sangat penting, disebabkan karena tanaman tersebut baru lepas dari masa training. Perawatan yang benar, dapat membuat tanaman bonsai semakin terlihat menarik. Jika tidak dilakukannya perawatan, tanaman tersebut akan tumbuh sesuka hatinya. Proses perawatan yang tepat harus di terap kan pada jenis tanaman bonsai ini.


Proses perawatan pada jenis tanaman bonsai harus dilakukan dengan rutin, jangan sampai perawatan dihentikan ketika tanaman masih dalam tahap perkembangan.

Karena jika sampai semuanya terhenti pada saat tanaman mulai menunjukkan perkembangannya, maka tanaman tersebut akan tampak seperti tanaman yang tidak terurus dan tanaman dapat menyebabkan kelayuan.

Berikut ini merupakan proses perawatan tanaman setelah dilakukannya training :

Penyiraman Bonsai

Penyiraman merupakan proses perawatan tanaman yang sangat di pentingkan, karena tanaman bonsai sangat memerlukan air untuk bertahan hidup.

Penyiraman pada tanaman bonsai hanya dilakukan pada waktu sore hari saja. Jika pada waktu pagi hari, tanaman tersebut masih dalam keadaan lembab akibat terkena embun malam.

Sehingga penyiraman hanya perlu dilakukan ketika waktu sore hari saja. Penyiraman yang dilakukan pada tanaman bonsai ini harus dicampurkan dengan zat-zat kimia, sebagai penambah kesuburan pada tanaman bonsai.

Untuk melakukan penyiraman, harus menggunakan wadah yang sudah ditentukan. Karena wadah tersebut sesuai takaran untuk airnya.

Pelepasan kawat Pada batang bonsai

Pelepasan kawat yang terpasang pada tanaman juga merupakan bagian dari perawatan tanaman bonsai. Untuk melepaskan kawat yang telah terpasang pada tanaman, harus dilakukan dengan sangat hati-hati.

Jika dilakukan dengan cara paksaan, tanaman tersebut bisa tersangkut kawat. Sehingga tanaman dapat mengalami luka pada bagian batangnya.

Berhasil atau tidaknya proses pengawatan, apabila sudah mencapai waktu yang sudah ditentukan. Maka kawat yang terpasang pada tanaman harus segera dilepaskan.

Jika tidak dilepaskan ketika sudah melewati batas waktu yang ditentukan. Maka batang tanaman akan terkoyak akibat kawat terlalu lama terpasang pada batang tanaman.