TIPS & TRICK STRATEGI PERSIAPAN KONTES BONSAI

Share:

TIPS  Dasar Agar Bonsai Maksimal Sebelum Kontes


Poto Bonsai Kontes Unggaran Bali ( Bonsai Wacang)

Kondisi diri sendiri dapat diartikan sebagai hasil inovasi atas bonsai kita yang didasarkan pada analisis kekurangan dan kelebihan dasar bonsai yang selanjutnya digabungkan dengan imajinasi serta keterampilan menampilkan sisi keunggulan bonsai serta menghilangkan kelemahan bonsai menggunakan materiil/benda lain seperti pot, batu, tanah, lumut & penataan posisi bonsai.

Kondisi lingkungan seperti arah angin, cuaca, cahaya & habitat/alam sekitar dapat diartikan sebagai imajinasi tema dari bonsai yang ditampilkan, seperti bonsai yang tumbuh di lereng bukit karang di tepi pantai dengan posisi miring sedang tertiup angin yang selalu mendapat sinar matahari hanya dari satu sisi saja. Artis dan pemilik bonsai harus mampu menampilkan bonsainya seperti imajinasi tema tersebut sehingga setiap pengunjung yang melihat dapat dengan mudah menangkap pesan dari imajinasi tema tersebut dan terbawa dalam alam imajinasi yang dikomunikasikan oleh bonsai tersebut. Singkatnya, bonsai tersebut dapat berkomunikasi dengan orang yang melihat walaupun tidak dapat berbicara dan diberi naskah narasinya.

Trick Dasar Sebelum Bonsai Anda Ikut Kontes


Beberapa hal di atas adalah rangkaian analisa untuk menentukan akan mengikuti kontes dan pameran bonsai atau tidak. Setelah menentukan akan mengikuti kontes dan atau pameran maka selanjutnya perlu dipersiapkan agar nantinya bonsai dapat tampil prima. Persiapan yang perlu dilakukan biasanya berkaitan dengan pot, lilitan kawat yang masih ada, tampilan umum pohon, transportasi serta iklim di tempat kontes/pameran.

Yang perlu diperhatikan :



  • Pot, bonsai merupakan gabungan antara pot/wadah/tempat tanam dan pohon yang merupakan satu kesatuan utuh. Pemilihan pot harus sesuai dengan karakter pohon dan tema yang hendak dikomunikasikan dari bonsai tersebut (kesesuaian pot, pohon & tema dibahas tersendiri). Dalam tulisan ini yang dibahas hanya masalah kebersihan pot saja. Pot bonsai harus dibersihkan dari kotoran yang menempel termasuk sticker penomoran bonsai. Setelah bersih dari kotoran, pot dapat disemir dengan semir netral atau diolesi pelumas yang sangat encer (seperti pelumas mesin jahit, pelumas dgn SAE 20) kemudian dilap dengan kain kaos hingga bersih, kering dan tidak mengkilap. Penting, pot juga dinilai dalam kontes bonsai!
  • Kawat yang melilit, sebaiknya bonsai yang akan kontes tidak menggunakan kawat lagi jadi jika sudah memungkinkan ranting yang semula masih ada lilitan kawatnya maka kawat tersebut dilepas dengan cara dipotong-potong atau dilepas lilitannya dengan hati-hati. Namun bila diduga masih diperlukan kawat lilitan untuk menimbulkan arah ranting yang pas maka gunakanlah kawat dengan warna yang serupa dengan warna batang/ranting dan besarnya juga ideal jadi tidak terlalu mencolok dan dapat mengurangi nilai bonsai.
  • Tampilan umum pohon, ketika akan kontes bersihkan batang, cabang hingga daun dari kotoran yang ada seperti bekas tanah, lumut & jamur yang menempel di batang, daun yang menguning/kering, debu dan kotoran lainnya. Potong daun-daun yang posisinya tidak pas dan ‘ngganjel’ tanpa meninggalkan bekas potongan sehingga kerangka pohon dapat terlihat, nampak dimensi dari pohon. Daun dipotong cuplik sehingga menimbulkan kesan ada letupan-letupan atau awan-awan kecil pada kanopi sesuai karakter perdaunan jenis pohon tersebut. Singkatnya bonsai harus tampil bersih, sehat, kelihatan matang/dewasa dan alami.
  • Transportasi, perlu dipikirkan cara untuk memindah bonsai dari tempat asalnya ke area kontes/pameran dengan aman bagi bonsai. Bonsai harus dipindah dengan hati-hati sehingga selama perjalanan tidak mengalami kerusakan atau menimbulkan stress pada bonsai yang dapat mengakibatkan kematian bonsai.
  • Iklim, kesesuaian antara iklim (suhu, kelembaban, curah sinar matahari, ketersediaan air untuk menyiram) di tempat asal dengan tempat kontes sangat penting untuk diperhatikan. Perbedaan iklim yang sangat besar akan menyulitkan bonsai untuk beradaptasi sehingga berpotensi menimbulkan turunnya kualitas bahkan kematian pada bonsai yang dikonteskan. Jika terjadi perbahan iklim yang signifikan maka perlu dilakukan upaya meminimalisasi perbedaan ini tergantung dari penyebab utama perbedaan iklim ini. Sebagai contoh, jika tempat kontes di atas aspal, conblock atau lantai cor yang cenderung lebih panas dari pada tempat asal yang berasal dari tanah atau di atas rumput maka perlu dilakukan penyiraman yang baik lebih sering dan jumlah airnya juga lebih banyak.

Demikianlah kira-kira persiapan yang dapat dilakukan untuk mengikuti kontes/pameran bonsai agar hasilnya sesuai dengan tujuan dan harapan yang diinginkan.

Selamat mencoba, salam bonsai Indonesia!