TIPS & TRICK MENGGABUNGKAN KELEBIHAN BONSAI 2 JENIS PREMNA

Sancang (premna microphylla) Gabung Wahong (Premna nauseose)

Proses Mudah

Untuk menghasilkan karya bonsai wahong ada beberapa tahapan yang dilalui termasuk proses stek dengan sancang untuk menghasilkan percabangan. Pemilihan bibit yang nantinya akan mengisi bagian akar dan batang diusahakan sudah memiliki prospek yang bagus.


Langkah selanjutnya adalah proses stek cabang yang bisa dilakukan dengan dua cara yaitu tempel dan sambung. Kedua cara ini di gunakan pada tempat yang berbeda dimana untuk tempel di tempatkan pada batang sementara sambungan dilakukan pada cabang asli dari wahong.

Untuk proses tempel yang harus disiapkan adalah bakalan cabang sancang. Bakalan yang di pakai diusahakan sudah berusia sekitar tiga bulan atau mempunyai diameter sekitar 2 milimeter. Lokasi penempelan menyesuaikan dengan konsep sebab bisa ditempel dimanapun asalkan pada batang yang hidup.

Pertama kupas batang sekitar 2-3 sentimeter untuk memberikan tempat cabang sancang. Selanjutnya batang sancang ditempelkan dengan batang wahong setelah dikupas kulitnya. Kemudian smabungan di ikat untuk mempercepat roses penempelan.


Untuk stek sambung dilakukan pada cabang alami yang tumbuh di batang wahong Bakalan Alam. Prosesnya sama seperti stek normal yaitu cabang wahong dipotong kemudian dibelah untuk disambung dengan cabang sancang. Selanjutnya diikat sekitar 14 hari atau sampai terlihat adanya pertumbuhan.

“Cabang asli wahong punya daun yang lebar jadi kurang cocok untuk bonsai jadi di pasang dengan sancang,”  Setelah sambungan kuat maka selanjutnya adalah proses pengkawatan (wiring) dan pemangkasan (purning) sesuai dengan konsep yang diinginkan.