BUTUH PROSES MEMBUAT BONSAI AGAR INDAH DAN CANTIK

Share:

Butuh Waktu, Ketelitian,Kesabaran & Proses Untuk menjadikan Bonsai


Ada beberapa hal yang mendasar yang perlu dikerjakan untuk membuat bonsai yaitu kita harus tahu teknik membuat bonsai secara umum. Hal yang mendasar ini merupakan bagian yang dilalui suatu tanaman agar kelak nantinya dapat disebut sebagai bonsai. Tanaman perlu dilakukan training (proses penyempurnakan bentuk pohon) terlebih dahulu agar menjadi bonsai sehingga kelak hasilnya memuaskan. Kreativitas dari pembuatnya sangat diperlukan dalam membuat bonsai. Harus disadari bahwa bonsai bukan sekedar teknik bertanam atau budidaya tanaman saja, melainkan mencakup juga unsur seni. Bonsai yang bernilai tidak hanya terlihat sebagai tanaman yang indah tetapi juga karya seni yang agung dan menarik.


Berbeda dengan karya seni lainnya yang bersifat mapan dan statis (dalam arti objektifnya konstan atau tidak berubah), seni bonsai adalah seni yang hidup. Bonsai sebagai benda seni merupakan tanaman yang hidup, tumbuh, dan mengalami perubahan. Bisa saja sebuah bonsai yang terlihat biasa saja pada awalnya dapat menjadi bonsai yang berpenampilan mengagumkan setelah beberapa waktu kemudian.

Ungkapan atau kesungguhan rasa dari pembentuk bonsai akan terlihat nantinya pada tanaman yang dibentuk. Perlakuan yang teliti, penih kasih sayang dan ketekunan akan tampak pada penampilan bonsai. Tanaman yang tidak karuan penampilannya, tidak terawat, tumbuh merana, dan jauh dari sebutan indah menandakan pembuatnya kurang memiliki sifat yang sebenarnya dituntut dari seorang penggemar bonsai.

Pola dasar suatu bonsai secara mudah dapat ditentukan dari ukuran tinggi tanaman dan gaya dasar tumbuhnya tanaman tersebut. Meskipun dalam perkembangan dewasa ini seni bonsai sudah mengarah ke berbagai bentuk yang kontemporer, tetapi tinggi tanaman dan gaya dasar tumbuh tetap relevan dijadikan patokan. Perbedaan penataan yang banyak dipengaruhi oleh kebudayaan dan lingkungan suatu tempat, sesuai dengan perkembangan bonsai yang meluas tidak hanya bergaya Cina maupun Jepang, adalah suatu hal yang wajar dan tidak dapat dihindarkan dalam suatu seni atau kebudayaan yang bersifat dinamis. Beberapa aliran yang berkembang dari gaya dasar bonsai antara lain sebagai berikut:

Aliran Bonsai

  • Aliran naturalis
Aliran ini masih menggariskan pada bentuk alami. Tanaman masih terlihat sebagai bentuk yang wajar.
  • Aliran impresionis
Aliran ini menekankan bentuk keseluruhan bonsai secara spontanitas.
  • Aliran ekspresionis
Aliran ini menekankan bentuk penjiwaan yang mempunyai maksud dan arti tertentu dari pembuatnya
  • Aliran surealis
Aliran ini menekankan bentuk yang dapat dikategorikan tidak wajar lagi. Penampilan bonsai ini tergolong kontemporer dan dapat menimbulkan imajinasi tertentu bagi yang melihatnya
Meskipun aliran-aliran di atas terdapat dalam seni bonsai, tetapi prinsip-prinsip dasar bonsai tidak lepas. Unsur keindahan tetap diutamakan. Perkembangan aliran di atas tetap sejalan dengan seni bonsai seperti pada mulanya. Jadi, yang terpenting dalam pembuatan bonsai adalah tetap mengikuti prinsip-prinsip utama pembentukannya sehingga didapatkan tanaman akhir yang memenuhi kriteria kerdil, indah dan tua atau berkesan tua.


Pembuatan bonsai membutuhkan waktu bertahun-tahun yaitu dapat mencapai 2, 3, 4 tahun serta ada yang lebih lama. Lamanya waktu tanaman sampai menjadi bonsai yang indah tergantung dari jenis tanamannya. Kadang-kadang faktor bahan bonsai yang baik juga ikut menentukan. Bahan bonsai yang sudah baik hanya memerlukan sedikit penanganan sehingga relatif lebih cepat jadi.
Beberapa hal mendasar yang dilakukan dalam pembuatan bonsai secara umum yaitu pemotongan atau pemangkasan, pengawatan, penempatan pohon dalam pot, penanaman, penuaan, serta penggantian pot.