Trik Membuat Bonsai Unik Di Atas Batu

Bonsai Unik Atas batu - Membonsai di atas batu merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk memberikan kesan alami pada pohon yang bisa hidup di atas batu seperti di lereng gua, atau di tebing.

Untuk membuat bonsai di atas batu memiliki 2 jenis, jenis yang pertama yaitu pohonnya hidup di dalam rongga batu tetapi akarnya tidak menembus ke media tanam dalam pot atau dalam bahasa Jepangnya disebut dengan isithisuki atau rock planting.

Sedangkan jenis yang kedua yaitu bonsai yang pohonnya tumbuh dalam batu, dengan akar mencengkram batu tersebut hingga akarnya menembus media tanam dalam pot dan biasa dikenal dengan nama sekijoru atau on the rock.


Berikut ini akan diberikan beberapa trik untuk membuat bonsai di atas batu:

Memilih batu dan pot

Tidak semua jenis batu bisa dijadikan alternatif untuk menanam bonsai. Batu vulkanik atau batu yang mengandung garam serta memiliki warna yang cerah tidak cocok digunakan untuk membuat bonsai di atas batu.

Menurut Rully Pangalila yang merupakan seorang penghobi bonsai mengemukakan pendapat bahwa batu yang baik untuk membuat bonsai di atas batu yaitu batu karang.

Pada prinsipnya batu karang yang baik untuk menanambonsai memiliki dua jenis, yaitu batu karang gunung dan juga batu karang laut.

Dan baik itu batu karang laut atau batu karang gunung bisa digunakan, hanya saja idealnya untuk membuat bonsai di atas batu yaitu menggunakan batu karang gunung karena memiliki banyak rongga dan lubang.

Untuk membuat bonsai yang pohonya hidup di dalam rongga batu tetapi akarnya tidak menembus ke media tanam dalam pot bisa menggunakan pot yang agak dalam.

Sedangkan untuk membuat yang pohonnya tumbuh dalam batu, dengan akar mencengkram batu lebih baik menggunakan pot yang dangkal supaya batu dan akarnya bisa bersatu dan kokoh.

Memperlakukan akarnya

Rully memberikan tips untuk menanam bonsai yang hidup di dalam rongga batu tetapi akarnya tidak menembus ke media tanam dalam pot, pohon bonsai bisa diselipkan di rongga-rongga batu karang.

Apabila akarnya sudah besar bisa langsung dimasukkan ke dalam karang lalu di tanam di dalam tanah selama tiga hingga lima bulan, setelah itu dicek kembali. Jika akarnya ada yang keluar, maka dimasukkan kembali ke dalam rongga dan ditanam lagi.


Tetapi jika tanaman bonsai yang akan kita buat memiliki akar serabut, kita bisa menggunakan sedotan sebagai alat bantunya. Sedangkan untuk menanam bonsai agar pohonnya tumbuh dalam batu, dengan akar mencengkram batu yang perlu dilakukan yaitu dengan mencampur tanah liat dengan humus kemudian ditempelkan pada batu karang gunung.

Langkah selanjutnya untuk membuat bonsai yaitu mengatur akarnya supaya menyebar dan menjulur ke bawah.

Agar tanah liat tidak cepat kering, tutup dengan menggunakan mos atau lumut hijau lalu ikat dengan tali rafia. Biarkan akar bonsai tumbuh menjulur ke bawah hingga menembus ke media tanam.

Siram setiap hari, dan lambat laun tanah liat tersebut akan terkikis bersama dengan siraman air sehingga bisa kita peroleh hasil tanaman bonsai yang mencengkram batu karang. Jangan lupa untuk dilakukan perawatan terhadap pohon bonsai yang kita tanam.